Kejuaraan Porsenang Sudah di Umumkan : Kesan, Pesan dan Harapan Muncul untuk Perbaikan Porsenang di Tahun 2025 Mendatang
https://www.ponpesalihsancbr.com/ Bandung – Pondok Pesantren Al-Ihsan telah sukses menggelar ajang perlombaan olahraga tahunannya, Porsenang 2024. Acara ini ditutup dengan pengumuman kejuaraan lomba Porsenang dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan, mulai dari tenis meja, catur, badminton, voli, hingga futsal.
Hasil Pertandingan yang Memukau
Angkatan 2021, Al-Fitrah, berhasil keluar sebagai juara umum Porsenang 2024. Prestasi gemilang ini diraih berkat dominasi mereka di beberapa cabang olahraga. Namun, angkatan lain seperti Al-Fawaid, Al-Fatih, As-Sabiq, dan Al Mumtaz juga menunjukkan performa yang luar biasa.
Kesan, Harapan dan Aspirasi Peserta
Para peserta Porsenang 2024 antusias menyampaikan kesan dan harapan mereka. Irhamna, Sekretaris Angkatan Al-Fawaid, mengungkapkan, "Meskipun belum meraih juara, kami sangat termotivasi untuk terus berlatih dan berjuang. Kegagalan kali ini akan menjadi pemacu semangat kami untuk meraih prestasi yang lebih baik di tahun mendatang." Ungkapnya.
Senada dengan Irhamna, Raiza Nur Faiza, Ketua Angkatan 2024 Al-Fawaid, menegaskan tekad kuat angkatannya untuk menjadi juara di Porsenang tahun depan. "Ancaman bagi seluruh angkatan yang ada di Al-Ihsan adalah angkatan Al-Fawaid karena, ditahun depan kita akan kembali dengan juara." Tegasnya.
Sementara itu, Ahmad Rifa'i, Ketua Angkatan 2023 Al-Fatih, berharap Porsenang dapat terus menjadi ajang yang positif bagi seluruh santri. "Semoga Porsenang selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan," Ujarnya.
Muhammad Raihan dari Angkatan 2022 As-Sabiq mengusulkan agar jumlah cabang olahraga diperbanyak supaya lebih banyak lagi santri yang bisa berpartisipasi. "Dengan begitu, bakat dan minat seluruh santri dapat tersalurkan dan semakin banyak lagi santri yang bisa merasakan keseruan acara Porsenang ini," Ungkapnya.
Angkatan 2021 Al-Fitrah yang diwakili oleh ketua angkatan Rizki Ahmad Nugraha ungkapkan pesan dan harapan di Porsenang tahun depan. "Untuk angkatan lainnya ditunggu di Porsenang tahun depan dan tingkatkan kemampuan kalian. Mudah-mudahan acara ini tidak hanya untuk meningkatkan eksistensi saja. Namun, bisa menimbulkan atau mengetahui bakat dan kemampuan santri khususnya dalam bidang olahraga." Ungkapnya.
Angkatan 2020 Al-Mumtadz memberikan kesan dan pesannya yang di wakili oleh Mumun Mutasiroh dan Dinda Fatimah Zahra.
"Sangat luar biasa antusias dari setiap angkatannya. Mulai dari angkatan 2024 - alumni juga hadir dan Alhamdulillah sangat membantu memeriahkan sekali acara Porsenang ini yang dinaungi oleh kemenpora Ospai Al-Ihsan. "Ungkap Dinda Fatimah Zahra
"Semoga dengan adanya porsenang ini, Al-Ihsan memunculkan banyak Atlet yang memang dimiliki masing-masing santri sehingganya, santri tersebut bisa mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki. " Mumun Mutasiroh
Dede Dendi, perwakilan alumni, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Porsenang dan berharap acara ini dapat terus menjadi ajang silaturahmi antar alumni dan santri.
"Porsenang ini menjadi ajang reuni yang tak terduga. Saya sangat senang bisa bertemu kembali dengan adik-adik kelas dari berbagai angkatan, mulai dari yang termuda 2024 hingga yang sudah senior." Ujarnya.
Ia juga menyarankan agar panitia lebih memperhatikan kualitas wasit untuk memastikan pertandingan berjalan fair.
Evaluasi dan Harapan untuk Porsenang Masa Depan
Meskipun Porsenang 2024 sukses digelar dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta, panitia penyelenggara, Kemenpora Ospai At-Taghyir, mengakui adanya beberapa kendala yang perlu diperhatikan untuk perbaikan di masa mendatang. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM).
Ahmad Dimyati Ridwan, Wakil Presiden Ospai At-Taghyir, menjelaskan, " Tahun ini tidak melibatkan panitia yang banyak hanya sekitar 30-40 orang. Supaya lebih efektif dan efisien dalam mengelola jodesnya. Ketika jumlah panita yang tidak terlalu banyak menjadi sedikit ketetran tetapi, masih bisa di hendle dan di backup oleh yang lainnya." Jelasnya.
Muhammad Sadam Muttaqin, Menteri Kemenpora Ospai At-Taghyir, menambahkan, "Memang kita juga sangat keteteran ya mungkin kedepannya boleh dari SDM panitia di tambah lagi yang memang berkompeten di setiap bidang nya. Supaya, acaranya makin lancar, makin meriah dan makin sukses." Ungkapnya.
Untuk mengatasi tantangan tersebut terdapat solusi yang dapat diimplementasikan di kepanitiaan acara Ospai kedepannya yaitu :
- Peningkatan Recruitment Panitia : Selain membuka pendaftaran secara umum, panitia akan proaktif mencari dan merekomendasikan santri-santri yang memiliki potensi dan minat untuk terlibat dalam kepanitiaan.
Rian Abdul Azis, Sekretaris Jenderal Ospai At-Taghyir mengungkapkan "Selain ada open recruitment panitia, penyelenggaraan acara juga dapat mencari rekomendasi-rekomendasi atau saran santri yang kompeten untuk mengikuti kepanitiaan. " Ungkapnya.
- Peningkatan Pelatihan dan Pengembangan: Panitia yang sudah berpengalaman sebelumnya dapat memberikan pelatihan yang lebih intensif kepada anggota panitia baru agar mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan.
Sehingga, dengan adanya evaluasi yang komprehensif dan rencana perbaikan yang jelas, diharapkan Porsenang di tahun-tahun mendatang akan semakin sukses dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh santri Pondok Pesantren Al-Ihsan.