Awali Langkah, Asah Bakat: Pembukaan Muhadhoroh Pondok Pesantren Al-Ihsan
Pondok Pesantren Al-Ihsan, 24 April 2025 — Suasana Aula Pondok Pesantren Al-Ihsan dipenuhi dengan semangat dan antusiasme para santri dalam menyambut pembukaan kegiatan Muhadhoroh. Dengan penuh khidmat, acara ini resmi dibuka oleh Wakil Presiden OSPAI, Rifqi Fadlan Hanif di hadapan seluruh santri Pondok Pesantren Al-Ihsan yang hadir.
Pembukaan Muhadhoroh ini merupakan awal dari rangkaian pelatihan yang dirancang untuk melatih keterampilan berbicara di depan umum, sekaligus menjadi sarana memperkenalkan santri baru kepada tradisi kegiatan mingguan Pondok Pesantren Al-Ihsan. Muhadhoroh sendiri adalah sebuah forum latihan public speaking yang bertujuan membangun rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, serta penyaluran bakat santri di berbagai bidang seni dan literasi.
Dalam sambutannya, Siti Sopiah Nur Janah selaku Menteri Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Pondok Pesantren Al-Ihsan menyampaikan bahwa kegiatan Muhadhoroh merupakan program kerja rutin yang dilaksanakan setiap minggu. Tahun ini, pelaksanaan pembukaannya dikolaborasikan dengan agenda Ta’aruf dan LPKS sebagai upaya untuk membekali santri baru sebelum pelaksanaan Muhadharah Khosoh yang akan dimulai efektif pada minggu depan.
“Tujuan adanya Muhadhoroh ini tentu untuk melatih daya jual santri, terutama dalam kemampuan public speaking,” ujar Siti Sopiah Nur Janah selaku Menteri Kemendagri. Beliau mengajak seluruh santri untuk aktif berpartisipasi, menunjukkan bakat, serta memanfaatkan kegiatan ini sebagai ajang pengembangan diri.
Beliau juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi wadah bagi santri untuk mengeksplorasi dan menampilkan potensi terbaik mereka. Kemampuan berbicara di depan publik merupakan keterampilan penting yang akan sangat berguna dalam kehidupan bermasyarakat, berorganisasi, maupun saat terjun ke dunia profesional.
Wakil Presiden OSPAI, Rifqi Fadlan Hanif dalam sambutannya menegaskan bahwa Muhadhoroh tidak hanya berfokus pada latihan pidato, tetapi juga menjadi ajang pengembangan berbagai bakat lain seperti pembacaan puisi, vokal solo, hingga drama. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan media strategis untuk menyalurkan dan mengasah potensi santri.
“Muhadhoroh ini melatih santri untuk siap tampil di hadapan banyak orang, karena berbicara di depan umum bukanlah hal yang mudah. Maka, ini menjadi latihan yang sangat berharga,” ujarnya
Beliau juga mengingatkan seluruh santri agar tidak sekadar mengikuti kegiatan secara formalitas, melainkan memahami esensinya. “Niatkan kegiatan ini sebagai bagian dari proses menimba ilmu, memperluas relasi, dan memperkaya pengalaman. Supaya kelak, ada ilmu yang dibawa pulang, dan keberkahan yang dirasakan,” tambahnya.
Dengan pembukaan Muhadhoroh pada Kamis, 24 April 2025 ini, seluruh rangkaian pelatihan dan pembinaan bagi santri baru resmi dimulai. Kegiatan Muhadhoroh akan dilaksanakan secara rutin setiap malam Jumat, baik di asrama putra maupun putri, dengan melibatkan seluruh santri.
Acara ini menjadi bukti nyata komitmen Pondok Pesantren Al-Ihsan dalam mendidik santri yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga percaya diri, komunikatif, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
--
Penulis: Shafina Khairunnisa